//
you're reading...

talent

Ini Dia Profil Pendiri Geng Motor Cewek Macho Performance

Okta saat menjadi pembicara dalam acara Forum Anak Daerah Bali

Kalian masih ingat nggak dengan kehadiran geng motor perempuan yang menghebohkan Bali? Eits, nggak hanya membuat heboh Bali lho, kehadiran ini bahkan menyita perhatian media nasional. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh geng perempuan ini ternyata mengkhawatirkan banyak pihak.

Nah, kali ini Gdubrak.com berkesempatan mewawancarai pendiri geng motor Cewek Macho Performance yaitu Putu Mira Oktaviani alias Mira. Dia bercerita banyak tentang masa-masa pahit setelah sempat masuk penjara hingga sekarang sudah berhasil move on. Waaah… Nih, simak aja petikan wawancaranya.

Menurut kamu, macho itu apa sih? Terus apa hubungannya dengan geng kalian?

Macho menurutku artinya kuat, tidak cengeng dan mandiri. Kalau nama geng awalnya bukan saya yang milih tapi teman-teman. Nama ini kesepakatakan kami semua. Alasannya sih karena kami bukan cewek-cewek yang feminism. Kami tomboy, cewek yang kuat. Kami ingin menampilkan kalau tidak semua cewek lemah! Nah, jadi kami sepakat pakai kata macho.

Awalnya kok bisa kepikiran ide bikin Geng CMP?

Awalnya saya mendirikan geng ini cuma untuk nambah teman, tambah wawasan. Nggak pernah punya pikiran untuk melakukan hal-hal aneh apalagi sampai masuk penjara. Dulu sih ada kurang lebih ada 25 orang anggota saat pertama terbentuk pada tahun 2010. Intinya geng ini kayak emansipasi penyuka motor yang anggotanya khusus cewek. Kan nggak cuma cowok aja yang punya geng motor.

Nah, dulu sudah sempat beken nih ‘video kekerasan Genk CMP”. Apa sih alasan kalian khususnya kamu sampai melakukan hal itu?

Kalau pribadi ya saya masih emosional, masih labil, jadi ya kalau merasa diinjak harga dirinya ya jelas langsung marah. Kalau di video itu kan ada tujuh orang dan masing-masing memang punya masalah pribadi. Jujurnya pada awalnya saya biasa aja kok, tapi lama-lama jadi emosi lalu kehilangan kontrol, sehingga sampai terjadi kasus tersebut.

Dirumah saya cuma punya mama saja. Saya nggak punya ayah untuk dijadikan panutan. Ibu saya pekerja keras dan selalu mempersilakan apapun kegiatan saya karena sayang sekali sama saya. Beliau sangat terkejut ketika tahu kejadian ini. Tapi pada intinya saya kehilangan sosok ayah terutama untuk mencari sosok yang saya takuti. Hehehe….

Gimana perkembangan Genk CMP sekarang?

Saat sudah masuk kantor polisi sebenarnya sudah vakum mulai bulan Januari sebelum kasus itu karena saya mau training. Kalau sekarang teman-teman sudah menyebar, ya mungkin ada yang masuk kelompok lain lagi. Kalau saya mau fokus ke masa depan saja dulu.

Gimana pengalaman kamu selama mengikuti masa bimbingan setelah kasus tersebut?

Setelah dihukum 2 minggu, masuk pada tanggal 7 Februari dan keluar pada 22 Februari karena bantuan LPA saya banyak mendapatkan pelajaran hidup. Pahitnya kehidupan, bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan penyesalan karena telah membuat orangtua dan orang-orang yang sayang sama saya menjadi bingung dan malu. Saya juga menyesal karena nama Bali juga jadi tercemar. Ini yang membuat saya jadi berpikir untuk tidak akan mengulangi hal tersebut. Kehidupan di penjara selama 2 minggu benar-benar menyusahkan semua orang.

Gimana hubungan dengan korban sekarang?

Akur-akur saja, waktu di tahanan dia datang dan kita saling memaafkan. Sebelum kasus ini mencuat ke masyarakat kami sempat buat surat damai, dan sudah berdamai sempat juga kumpul mau nyerahin diri karena mau bertanggung jawab. Tapi kalau sekarang sudah biasa saja.

Apa kewajibanmu setelah selesai mengikuti masa bimbingan tersebut?

Wajib lapor senin kamis sampai sidang selanjutnya. Seminggu dua kali dah ya….

Okta sudah bersiap meninggalkan masa lalunya yang kelam..

Sewaktu kamu terpuruk, siapa yang memotivasimu untuk tetap tegar?

Semua teman, bahkan ketika di tahanan semua datang dan nangis, mereka nanya kenapa cuma tiga orang saja yang ditahan. Kenapa tidak semua anggota geng. Teman-teman saya sangat solid dan tetap memberi semangat. Saat itupun keluarga jadi makin dekat, kalau dulu terasa ada jarak.

Perbedaan kehidupanmu dulu dan sekarang?

Beda banget, jaman dulu saya sangat suka di jalanan, tapi setelah kasus itu saya sudah move on! Menjalani kehidupan dan membuktikan bahwa saya bisa hidup dengan lebih baik. Kalau dibilang diskriminasi pernah, sampai keluarga dan lingkungan saya juga kena diskriminasi. Dulu saya gampang cari teman, kalau sekarang jarang banget untuk keluar apalagi cuma untuk nongkrong. Saya takut kalau kejadian itu terulang lagi.

Apa rencana kedepanmu?

Sekarang sedang kursus rias pengantin dan bulan Juli nanti akan melanjutkan sekolah kejar paket. Cita-cita saya pernah ingin jadi model terus jadi orang yang sukses dan membuat orang tua bangga, saya juga ingin jadi pemimpin. Ingin membuktikan bahwa saya bisa memimpin dengan baik. memberi bukti bahwa saya telah berubah dan dapat berguna untuk orang banyak.

Pendapatmu tentang keberadaan geng gimana?

Saya setuju aja sih, kan tidak bisa melarang mereka untuk berkumpul dan cari teman.

Sebelum bentuk CMP, apa kamu pernah punya aktivitas dengan kelompok?

Dulu saya pernah bikin girlband namanya “Soprani Girl”. Sudah sering latihan awalnya sih berempat sempat ada pelatih vokal dan dance, tapi akhirnya karena dua orang personil hilang tidak pernah latihan jadi bubar deh. Tapi saat ini kalau ada anggota baru yang mau ikutan dan punya komitmen ya boleh deh bikin lagi. Siapa tahu nanti ada yang mau memproduseri. Oh ya saat ditahan, saya punya lagu judulnya “Menyesal”

Ya lirik nya “ku tak percaya ku ada disini, di dalam tahanan yang sesiksa ini. sungguh ku menyesal telah berbuat ini, maafkanlah kami atas semuanya, mungkinkah kau maafkan, apa ayng tlah kami lakukan maaf kan kami….. maafkan kami……”

Pesan untuk remaja Bali?

mewakili teman-teman minta maaf kepada semuanya atas kesalahan yang dilakukan bulan Februari lalu. Jangan sampai seperti saya dulu. Saya ingin orang Bali kembali dicap positif. Saya sudah berubah dan benar-benar berubah sekarang. Hati-hati memilih sikap untuk menghindari hal yang fatal.

Nama Lengkap : Putu Mira Oktaviani
Nama Panggilan: Okta
Akun FB: Octha Kirei Na
Hobi: merias

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Sang Juara Umum yang Baik Hati
Si Cantik Penyuka Pantai Mertasari
Nggak Usah Malu Nyanyi Bali
Teater Kini Berseri, Selalu Bikin Ngeri
  • Adi

    mudah-mudahan sukses selalu buat mbak-mbak CMP. but hey.. merias? lebih baik buka bengkel motor/kerja di bengkel kalo emng hobi otomotif :3

  • kranyuk

    speechless :'(

  • http://twitter.com/AthenaRmuse armuse

    wah bagus klo emang udah sadar n kembali k jalan yg benar #ehh

  • http://www.yasza.com yasza

    baguslah udah bisa move on.. btw jegeg jg yah.. kirrr..

  • http://www.facebook.com/donniesuantika Dony Suantika

    next geng’s name: CMP (Cewek “Merias” Performance) haha

starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak