//
you're reading...

talent

Jegeg Gianyar Bicara Tentang ‘Dadong Jegeg Gianyar Wanna Be’

Saat menjadi Jegeg Dosman

Saat menjadi Jegeg Dosman

Sempat berbincang dengan Gek Elisa Magali, Teruni Denpasar yang fasih berbahasa Swiss, kali ini Gdubrak.com berhasil mewawancarai Jegeg Gianyar 2014 yang juga punya segudang prestasi. Beberapa waktu lalu, Gianyar juga sempat dihebohkan dengan insiden ‘Dadong ingin ikut Jegeg Bagus Gianyar’. Bagaimana bajang jegeg setinggi 170 cm ini menyikapi hal tersebut? Langsung saja kita ngobrol dengan Pradnyanitya *tirai dibukaaaaaa*

Hai Jegeg Gianyar, *usap usap pome ke rambut* perkenalkan saya Bagus galaksi Bima Sakti. Berpacaran sudah lama tapi belum mau menikah, ya dibilangnya status boleh berpacaran tapi selera masih jomblo. HAHAHAHA *ngelaba Ci* oke oke fokus ya, saya nggak mau dapat SP karena godain Talent Gdubrak. Ngomong-ngomong selamat ya, sudah terpilih sebagai Jegeg Gianyar 2014. Mantap! Cerita dong persiapanmu menghadapi ajang ini!

Wah, terimakasih banyak ya. Untuk persiapan, memggali informasi dari berbagai media tentang pariwisata Bali khususnya di Kabupaten Gianyar. Kemudian Nitya mempersiapan hal lain seperti berolahraga agar terlihat lebih bugar, belajar tentang public speaking, mendalami materi yg diberikan narasumber dan semeton Jegeg Bagus Gianyar saat masa pembekalan. Hal terpenting yang Nitya persiapkan adalah memperkuat mental agar semua persiapan bisa Nitya terapkan selama penilaian.

Menjadi pemenang Jegeg Gianyar 2014

Menjadi pemenang Jegeg Gianyar 2014

Sempat punya pikiran nggak kalau kamu tidak akan memenangkan kompetisi ini?

Emm. Nggak juga. Nitya selalu belajar berpikir positif. Demikian juga saat mengikuti Jegeg Bagus Gianyar ini. Sejak awal seleksi Nitya selalu memasang target maksimal agar greget berusaha makin besar. Astungkara, hasil positif dan terbaiknya juga akan mengikuti. Nitya memiliki keyakinan, seluruh peserta memiliki potensi menjadi pemenang. Karena persiapan yang kita jalani selama proses karantina adalah sama, jadi Nitya pikir kemenangan itu sangat bergantung dari kesiapan pribadi masing-masing dalam mengusahakan yang terbaik. Do the best and be yourself! Kalimat itu menjadi penyemangat selama mengikuti kompetisi duta pariwisata ini.

Kamu kan katanya adalah Paskibraka 2013. Bisa cerita soal ini?

Nitya sangat bersyukur mendapat kesempatan berharga menjadi pembawa baki dalam Paskibraka Gianyar 2013. Berbeda dengan Jegeg Bagus, Paskibraka ini lebih fokus pada pembentukan kedisiplinan, kemandirian, dan fisik yang kuat. Seleksinya meliputi wawancara tentang pengetahuan umum, tes kesemaptaan (fisik) dan parade baris berbaris. Setelah terpilih menjadi calon paskibraka, dilakukan pemilihan untuk pasukan 8, 17 dan 45. Ternyata Nitya terpilih menjadi pasukan 8 (pasukan inti). Selama latihan itu Nitya dan teman-teman dituntut untuk sigap, kuat, dan memiliki jiwa korsa (kebersamaan). Makan minum bersama, berjemur bersama, tertawa bersama hingga kena sanksi di lapangan pun juga bersama. Sebelum melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih, dilakukan upacara pengukuhan dan saat itulah kita secara resmi telah menjadi Paskibraka.

Menjadi pembawa baki saat ikut Paskibraka.

Menjadi pembawa baki saat ikut Paskibraka.

Dari cerita Nitya persiapan mengikuti Jegeg Bagus Gianyar dan pelatihan paskibraka tentu agak berbeda. Lebih degdegan mana?

Wah! Deg-degannya sama, karena sama-sama mengemban tugas yg besar. Tapi karena Nitya harus tetap mengontrol emosi saat melaksanakan keduanya, astungkara dua kegiatan penting tersebut dapat Nitya lalui dengan hasil yang memuaskan.

Selain berprestasi dalam dua bidang di atas, apa kamu punya ketertarikan di bidang lain? (Atau kali aja kamu tertarik sama saya, *eh modus!)

Hahaha, kebetulan Nitya sudah pacar. *Tim Gdubrak lemes*  Oh tentang aktivitas Nitya yang lain sejak SD Nitya sudah suka menulis cerita pendek dan puisi. Nitya juga saat itu suka sekali jika diberikan tugas bermain drama. Akhirnya saat SMP, Nitya mulai ikut lomba-lomba fragmen, baca puisi, mengirim cerita pendek ke majalah dan surat kabar.  Saat ini Nitya sudah punya dua manuskrip novel tapi belum siap untuk dipublikasikan. Kalau di bidang seni peran, Nitya aktif di Teater Genta Malini. Sempat ikut lomba teater tingkat kabupaten dan provinsi, sehingga maju dalam ajang FLS2N 2013 di Medan. Tapi sayangnya Nitya nggak bisa berangkat dan digantikan oleh teman yang lain karena benturan dengan rangkaian seleksi Paskibraka saat itu.

Hwidih, sayang banget ya Nitya ga bisa ikut tampil, tapi sepertinya lolos jadi Paskibraka sudah sepadan tuh sama pengorbanannya hehehe. Kami tertarik dengan kegemaranmu menulis. (Kapan-kapan kalau mau nyumbang tulisan ke Gdubrak.com boleh kok #nyengir) Terus kamu apa sudah punya rencana nih untuk novelmu?

Targetnya di 2014 ini, Nitya sudah mengirim ke penerbit. Sekarang Nitya masih kroscek literatur yang berhubungan dengan tema novel untuk meminimalisir kekeliruan informasi yang ada di novel karya Nitya ini.

Wah ini ada hal yang ngeGdubrak kamu sudah membaca artikel di bawah ini:

Dadong ingin jadi Jegeg Gianyar masuk koran.

Dadong ingin jadi Jegeg Gianyar masuk koran.

Gimana pendapat kamu tentang hal tersebut? Beken juga ya Jegeg Gianyar di mata dadong-dadong.

Hahaha iya Nitya juga sempat kaget saat membaca artikel itu, namun sekaligus bangga karena nampaknya ajang Jegeg Bagus Gianyar ini direspon sangat baik dan mendapat perhatian yang baik tidak hanya oleh remaja-remaja Gianyar namun ternyata di segala usia. Ini tentunya menjadi penyemangat sekaligus PR untuk menjadikan ajang ini sebagai ajang bergengsi, kreatif, dan inovatif yg bisa menghibur masyarakat agar citra Jegeg Bagus Gianyar lebih ‘Wow’ lagi.

Apa kamu merasa bertransformasi setelah menjadi pemenang di Jegeg Bagus Gianyar ini? Menjadi Jaeger mungkin? (siapa Jaeger Min?)

Perubahan, tentu saja ada. Setelah mengikuti ajang ini banyak sekali perubahan positif yang Nitya rasakan. Pembentukan etika dan kemandirian selama masa karantina terbawa dalam keseharian kini. Nitya menjadi lebih cerdas untuk berpikir, berbicara dan bersikap. Yang terpenting yang Nitya rasakan adalah kepedulian Nitya terhadap lingkungan dan pariwisata semakin bertambah. Demikian pula keinginan untuk mengajak serta masyarakat meningkatkan kepedulian yang sama semakin terarah.

 

Terakhir nih apa pesanmu untuk anak muda di Bali?

Untuk teman-teman semua jadilah generasi muda yang kreatif, inovatif dan berbudaya. Hiasi masa muda dengan hal-hal positif dan raih pengalaman yang bermanfaat sebanyak-banyaknya. Yang paling utama, mari cintai dan lestarikan budaya Bali :)

Biodata:
Nama lengkap: Luh Putu Dewi Pradnyanitya Pasti
Sekolah: SMA N 1 Gianyar
Akun FB: Pradnyanitya Pastini
Sosial media lainnya: twitter : @nityapapung , ig : nityapapung , path : nitya papung.
Hobi: olahraga, teater, menulis
Tokoh idola: Made Mangku Pastika
Prestasi:
Jegeg Gianyar 2014
Jegeg Persahabatan Kab. Gianyar 2014
Runner Up 1 Jegeg DOSMAN
Paskibraka Kab Gianyar 2013
Paskibraka Provinsi Bali 2014
Karya Ilmiah & Debating Contest
Juara 2 dan Juara Favorit mading DBL 2013
Juara 1 teater Tingkat Kabupaten dan Provinsi
Juara 2 fragmen Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
Juara 2 Lomba Keterampilan baris berbaris
Juara 3 Baca Puisi HUT SMA 4 Denpasar
Juara 2 Olimpiade MIPA New Elite

 

20140602122228

 

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Rika Yuniorika: Berawal dari Sherina, Berakhir di Prancis
Sang Juara Umum yang Baik Hati
Kekuatan Cinta Bikin Kita Positif
Martin Dano: Foto Sama Pacar Saja Masih Editan
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak