//
you're reading...

talent

Kekuatan Cinta Bikin Kita Positif

Santhi Pradayani Savitri

Santhi Pradayani Savitri

Kali ini, talent Gdubrak.com adalah sosok cantik yang berprestasi. Pernah menjadi penyiar radio, kini dia menjajal dunia televisi. Nah, Santhi ini akan menjadi salah satu pembawa acara ulang tahun Gdubrak.com di Wisnu Art Space, Kopi Kultur, Jumat, 1 Maret 2013. Yuk, simak wawancara Gdubrak.com dengan Santhi Pradayini Savitri. Ciayo!

Halo Santhi, biasanya kamu ya yang sering wawancara orang sekarang gimana rasanya mau diwawancarai sama Gdubrak.com?
Hahahhaa senenglah *pasang muka mupeng*. Secara tumben aku diwawancara, berasa terdakwa apa gitu. Tapi seneng bangetlah, jadi ngerasa gimana gitu.

Sejak kapan menemukan feel kamu di dunia broadcasting?
Sejak bocah, gara-gara ortu maksa anak2nya nonton berita. Jadi waktu mulai nonton suka terobsesi ngeliat presenternya. Hehehehe

Bisa cerita tentang pengalaman kamu yang paling berkesan saat menjadi penyiar radio?
Yang paling berkesan jadi penyiar radio itu kalo ada fans yang care, trus nanyain kabar, walaupun udah nggak siaran lagi. Bahkan suka bawain sesajen, ooppss maksudnya makanan waktu aku lagi siaran. Lebih seneng sama fans yang pengertian kalo penyiarnya kere buat makan.

Kok milih pindah ke dunia televisi? Kendalanya apa?
Yang buat mikir ke TV karena ikut lomba presenter. Waktu itu ada juri yang bilang kalo finalis-finalisnya punya bakat, cuman kalo nggak dikembangin bakat itu bakal mandeg. Nah ngerasa sebagai finalis jadi GR ngerasa punya bakat juga wkwkwkkwkw. Tapi sebenrnya juga karena alasan lagi nggak punya kerjaan buat nambah bekel jajan. Jadi nyari kerjaa yang sesuai minat dan menghasilkan buat menafkahi hidup sendiri. Kendala waktu peralihan itu terutama soal penampilan dan kecepatan berbicara. Nyadarlah kalo diradio kan nggak ada yang merhatiin kita jadinya yah selengekan.Terus makannya suka over jadinya semok deh. Nah kendalanya disini harus nuruni 10 kg. Huaaaaa sedih kan? Terus kendala kedua soal kecepatan. Aku sering banget diomelin sama produser dan kru karena ngomong kayak dikejar anjing. Tapi seirirng dengan waktu pasti bisa diperbaiki.

Beberapa waktu lalu kan kamu sempat wawancara ekslusif nih sama Pak Habibie? Bagi dong apa aja yang kamu dapat dari obrolan tersebut?
Wah banyak hal, terutama soal cinta. Gimana dengan kekuatan cinta bisa membuat orang menjadi begitu positif dan sukses seperti eyang (Habibie). Tapi juga bisa buat orang begitu hancur karena cinta terutama ketika kehilangan. Ketika kehilangan itu nggak boleh menyerah karena cinta. LIFE MUST GO ON! Makanya eyang memutuskan untuk curhat membuat buku dari pada terkena sakit berat psikologis.? Terus dapet juga pesen kalo mau sukses itu jangan mimpi tapi berwawasan makanya harus sering baca dan belajar. Bahkan habibie mengorbankan 4 jam dari 8jam waktu tidurnya untuk baca dan belajar.

Kamu uda punya pacar belom? *krik*
Pacar??? hemmm complicated. Kalo soal ini hahahahahha bingung mau jawab punya apa nggak.

Kamu kan super sibuk nih, gimana kiat kamu kok masih tetap bisa berprestasi di kampus dan berkarier?
Sibuk banget sih nggak heheheh. Kiatnya ya? Hemm, memanfatkan peluang yang ada dan nggak boleh menyerah. Misalnya, kalo mau ujian manfaatkan waktu malam yang ada buat SKS belajarnya. Tapi nggak boleh ditiru. Keluarga pernah sih protes takut ganggu kuliah apalagi aku harus tanggung jawab nilai dan IP sama beasiswa.

Kita ngobrol yang agak berat ya. Tanggapanmu terhadap dunia politik Indonesia gimana?
Perpolitikan di Indonesia bisa dibilang kaya berkabut. Nggak jelas mana yang bener mana yang salah. Semuanya ada “man behind the Gun”. Ciee biar keren nih. Seperti ada skenario yang dibuat gimana supaya aktor tertentu meraih main interest nya *jiahhh tutup mata*. Tapi semoga saja perpolitikan di Indonesia bisa jalan sebagaimana prinsip dasar bagaimana politik untuk Negara itu ada yaitu untuk mensejahterakan rakyat bukan kantong pribadi.

Kalau politik di Bali? Kan mau Pilgub…
Widih berasa lagi ujian esay dikampus ni soalnya. Opiniku yah semoga pendekatan yang dilakukan nggak berhenti ketika mau pemilu saja. Tapi terus berlanjut sampai menang terpilih atau tidak, karena bagaimanapun mereka memiliki akses yang lebih besar dibandingkan masyarakat awam untuk menyampaikan aspirasi yang benar-benar dibutuhkan rakyat.
Terus kalo soal demokrasi di Bali, bisa dibilang udah memenuhi syarat secara prosedur dan hamper memenuhi secara substansial. Secara prosedur unsur-unsur demokrasi yang ada di Bali sudah terpenuhi seperti adanya DPR, media masa, pemilu, pemberian kuota untuk wanita di DPRD, bahkan jadi Bupati. Secara substantif mungkin belum terpenuhi karena buktinya masih banyak rakyat Bali yang miskin serta kesusahan menyampaikan aspirasi mereka.

Kamu sadar nggak something spesial semisal hal unik apa yg ada di kamu dan orang lain nggak punya?
Apa adanya kali yah? Nggak tahu sih jarang betapa untuk memperdalam diri hehehhe. Kalo soal apa adanya, aku jarang memperhatikan mode atau konsumtif untuk membeli barang-barang yang lagi in terus mencari produk bermerek supaya keren. Sebenarnya sih karena alasan “pendanaannya” juga. Hehehe

Pesan kamu buat generasi muda apa?
Jangan menyia-nyiakan waktu muda. Manfaatkan waktu kita pada usia produktif untuk mencoba dan menggali pengalaman untuk hal-hal yang positif. Jangan cuma nongkrong nggak jelas hingga terkena obat terlarang.

Kalau ada yang mau ditambahkan monggo yah…
Nggak tahu mau nambahin apa, udah banyak pertanyaannya. Hehehehe

Nama : Santhi Pradayini Savitri
Hobi : Ngemil, nonton, apa yah pokoknya kegiatan yang nggak ngebosenin.
Akun Twitter/FB : @santhisavitri
Pendidikan : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Prestasi : Tourism ambassador of Klungkung Regency 2009
As announcer at suara udayana fm
As announcer at Elkoga Radio Bali
As MC in some events
Finalis sctv goes to campus 2011
First winner in presenter competition of SCTV
Goes To Campus Bali
Second Runner Up of Health Ambassador BEM FK Unud 2009
First Winner of English debate competition in Klungkung regency 2009
juara 1 Lomba karya tulis Ilmiah mahasiswa tingkat nasional KMHDI DPR RI 2012

Beraksi di depan kamera

Beraksi di depan kamera

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Nggak Usah Malu Nyanyi Bali
Akhirnya Lepas Juga Dari SMP
Ketika Frischa Menjadi Pemuja Rahasia
Dosen Gaul Idaman Mahasiswa
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak