//
you're reading...

music

Kisah Hidup Jubing Kristianto bersama Enam Senar

Kamis malam pekan lalu, 28 Juni 2012, halaman Bentara Budaya Yogyakarta penuh oleh kursi penonton. Setelah memberi coaching clinic tentang kiat – kiat bermusik di ruang dalam, Jubing Kristianto beranjak ke atas panggung dan siap menghibur penonton dengan pertunjukkan solo gitarnya yang bertajuk “Jalan Hidup 6 Senar”.

Bagi para pegiat musik, khususnya gitaris, nama Jubing Kristianto sudah tak asing lagi. Pria 46 tahun kelahiran Semarang ini adalah gitaris fingerstyle Indonesia yang terkenal dengan aransement – aransement musiknya yang unik. Beberapa lagu yang cukup terkenal ia aransement ulang, seperti I Wanna Hold Your Hand, Every Breath You Take, dan Blackbird. Di tangannya, lagu anak – anak dan lagu daerah pun disajikan ulang dengan unik, seperti Delman karya Pak Kasur, Gembira Berkumpul karya AT Mahmud dan lagu daerah seperti Bungong Jeumpa, Burung Kakatua dan Rek Ayo Rek. Tercatat sejak tahun 2007, ia telah merilis 4 album yakni Becak Fantasy, Hujan Fantasy, Delman Fantasy dan Kaki Langit.

Selama dua jam lebih, mantan wartawan Tabloid Nova ini mengajak penonton mengikuti perjalanan bermusiknya sejak kanak menjadi profesional seperti sekarang, ditemani iringan melodi lagu Lihat Kebunku sampai lagu – lagu Koes Ploes dan The Beatles.

Di awal pertunjukkan Jubing menyajikan alunan musik yang ceria di tiap selingan kisahnya. Namun beranjak ke pertengahan, ia mulai menggiring penonton ke suasana romantis dengan lagu Song For Renny yang ia aransement khusus untuk istrinya, kemudian diikuti karyanya yang sedikit pilu, Amelia.

Keakraban Jubing dengan penonton semakin terasa saat dengan hangat ia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, mulai dari hal – hal umum dan khusus tentang bermusik, sampai ke pertanyaan yang sedikit pribadi.

Di akhir pertunjukkan, Jubing mempersembahkan lagu Selamat Ulang Tahun dari Jamrud yang dipersembahkan khusus untuk ulang tahun Kompas yang ke-47, yang juga menjadi salah satu lagu dalam album kelimanya nanti. Jalan Hidup 6 Senar Jubing Kristianto pun ditutup dengan dua lagu tanah air, Bungong Jeumpa dan Rek Ayo Rek.

Ayu Cempaka

tudent of French Literature UGM • Balinese • Jogjakarta citizen • wonderland's member • fairytale believer

More Posts - Website

baca artikel lainnya:

Payung Teduh, Sore yang Teduh di Batas Dunia
#Earnight2012 Yes, we are Golden! :D
LENGKUNG LANGIT (Album Piringan Hitam)
[music monday] Metropolutan
  • http://cahya.legawa.com Cahya

    Acara di sana memang selalu menyenangkan, sayang ndak pernah bisa hadir. #sibuk #alasan

  • http://twitter.com/kadekdoi Kadek Ridoi Rahayu

    Setelah baca artikel ini inget jubing jadi inget DC deh… hehehe….

starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak