//
you're reading...

chitchat

Lima Jenis Orang yang Harus Dihindari Saat Berkendara

tertib berkendara

Kalian anak muda? Belum menikah dan pengguna kendaraan bermotor? Tidak ada salahnya membaca artikel iseng tapi serius ini untuk perbekalan anda selama perjalanan. Di sini ada beberapa hal yang secara tidak sengaja akan terungkap tentang apa saja yang harus kalian hindari saat berkendara di jalan raya. Tidak berlaku untuk pilot, nahkoda, dan kusir. Khusus bagi pengguna kendaraan bermotor yang masih tergolong muda, belum menikah.

Aturan untuk menjalani perbekalan ini adalah, ingat menggunakan sabuk pengaman untuk pengguna kendaraan beroda empat (bukan dokar), dan ingat menggunakan helm SNI untuk pengguna kendaraan beroda dua. Sudah siap? Selamat menyimak.

1. Hindarilah ibu-ibu, berumur 39-50, yang naik motor di tengah-tengah jalan dengan kecepatan 20-40 km/jam. Ibu-ibu macam begini kadar kegalauannya melebihi remaja yang putus cinta. Bukan bermaksud diskriminatif dan tidak hormat gender, tetapi perempuan memang biasanya lemah soal navigasi. Kombinasi ibu-ibu yang baru belajar naik motor, pikun, dan lemah navigasi adalah: mereka akan berjalan lambat di tengah jalan dan akan belok tanpa tanda secara tiba-tiba dan membuat kita terkejut.

Kemungkinan yang akan terjadi adalah, kita terkejut lalu rem mendadak dan menabrak ibu-ibu. Tidak parah sih, tapi tabrakan ringan di jalan tetap saja bikin kaget dan spot jantung. Belum sempat kamu marah kepada ibu-ibu itu, dia langsung nyerocos memarahi kita. Dan kita tahu, omelan emak-emak akan membuat kita diam tak berkutik. Ya udah sih, daripada tambah ribet urusannya mending kabur cepat-cepat deh.

2. Hindari polisi berkumis tebal dengan rompi hijau stabilo. Sebenarnya polisi jenis ini tidak memakan kalian atau memaki seperti ibu-ibu diatas. Tetapi, bapak polisi tipe ini kerap kali membuyarkan pikiran kalian (terutama yang nggak punya SIM) akibat mind set polisi berkumis tebal adalah polisi galak. Sebenarnya tidak perlu menghindari polisinya. Tapi hindarilah memandang matanya. Ketika anda beradu pandang, mungkin saja, kalian akan berpandangan beberapa saat, kemudian terpesona dan jatuh cinta.

Cut! Adegannya bukan seperti itu.

Ketika beradu pandang dengan sorot tajam, kalian akan merasa ketakutan dan kehilangan konsentrasi nyetir. Salah-salah, kalian akan diberhentikan dan berurusan dengan polisi. Ribet kan? Iya.

3. Hindarilah anak muda yang mengendarai sepeda motor dan berbicara di tengah jalan beriringan berdua. Mereka lupa, jalanan bukan tempat ngobrol sehingga seenaknya udelnya naik motor menghabiskan lajur jalan.

Mereka lupa bahwa sebenarnya kami dan anda pun membayar pajak untuk penggunaan jalan raya. Kemungkinan yang akan terjadi adalah mereka berjalan beriringan berdua, bercakap-cakap, dan tanpa sadar berjalan lambat semakin ke tengah jalan sehingga mengganggu perjalanan dan membuang-buang waktu anda. Anggap saja ujian kesabaran. Kalau kesabaran sudah habis, bunyikan klakson kencang-kencang. Siapa tahu kalian diajak berantem. Oke!

4. Hindarilah sekumpulan anak muda dengan baju seragam yang biasa disebut Anak Racing. Biasanya kumpulan ini akan bergerombol melewati rute-rute tertentu dengan seragam yang mungkin bertuliskan bacaan menyerupai ini: HRX (Human Racing Xtreme), RBG (Racing Bringkit Group), XTM (Xtreme Track Munti) dan sebangsanya.

Kemungkinan yang terjadi, saat kalian berusaha mendahului mereka, mereka akan dengan sigapnya memenuhi jalan raya tanpa alasan yang masuk akal, atau berbelok tanpa tanda dan sebagainya. Saran yang dapat saya berikan, jika kalian bertemu dengan tipe perkumpulan seperti tersebut di atas, berhentilah di pinggir jalan dan biarkan mereka berlalu seperti masa lalumu yang kelam *hank*

5. Hindarilah anak muda yang biasa “mecil HP” di jalan. Tipe seperti ini juga tipe-tipe pelupa. Karena kerap kali, orang-orang tipe ini akan cenderung berkendara menuju tengah jalan, padahal berkendara dengan lambat karena konsentrasi terbelah . Ada dua kemungkinan yang akan terjadi adalah, ketika anda ngebut dan berada di jaur kanan, pengguna jalan raya yang suka mecil HP di jalan ini akan perlahan menuju ke tengah jalan, atau ke arah kanan sehingga kenyamanan anda saat ngebut akan terganggu.

Selain itu, pengguna jalan tipe ini juga akan lupa diri apa bila sudah berada di tengah jalan raya atau di jalur kanan dengan kecepatan rendah. Kemungkinan lain yang akan terjadi adalah, si pengguna jalan yg suka mecil HP ini akan kaget saat ada klakson berbunyi untuknya dan HPnya jatuh dan konsentrasinya semakin buyar, dan lupa caranya ngerim hanya inget cara ngegas, lalu lalu lalu terjadi sesuatu, dan anda yang ada di belakangnya-lah yang akan disalahkan. #abaikan.

Nah, itu lima jenis makhluk galau yang harus kalian hindari di jalan raya. Pada dasarnya semua yang ada di jalan raya itu berbahanya. Semua dirangkum dari pengalaman pribadi sang penulis yang sering naik motor pink Gianyar-Denpasar. Kalau setuju, laksanakan, kalau tidak setuju, tetap laksanakan! Yang penting, ingant helm, sabuk pengaman, SIM, STNK, KTP, berdoa, sungkem mama papa dan say love you to pacar saat akan berkendara!

Tara Anggita

Pengendara motor pink Gianyar-Denpasar. penulis labil. pengguna jalan yang tertib. paling muda diantara tukang post gdubrak. semokkkkkk :o

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

baca artikel lainnya:

Pacaran sama Cewek yang Lebih Tua, Why Not?
Kenapa Harus Bawa Rantang Saat Makan di Hotel?
Makanan gaul, untuk yang gaul (semua kalangan)
Mengapa Rhoma Irama Tak Boleh Jadi Presiden
  • http://twitter.com/AdWid Adi Widana

    itu seriusan ada geng XTM? hahaha

  • http://www.facebook.com/fendy.sutrisna Fendy Sutrisna

    Kalo gk punya SIM kan harusnya gk bole naik motor?
    Jadi pernyataan kedua gk lulus sensor. :))

  • http://www.facebook.com/douglas.ehm Douglas Indra Brata

    hahaha, nice, kenyataan hidup di dunia perjalan rayaaan Bali

  • http://www.facebook.com/aguslenyot Agus Lenyot

    Aku baru tahu kalo profil si Tara mencantumkan kata: Semoook:D

    • gungws

      begitulah, nyot… sesuai kenyataan katanya :))

  • Bayu

    tambah lagi satu, mecil hape trus pake helm ga di “kancingin”.. talinya ikutan berai2 sama rambutnya.. (kalo cewek yang bawa) :D

  • Ir. H.L.M. Sjahrul, SH

    Poin 1,3,4,5 TIDAK BERLAKU UNTUK SOPIR BIS YG SUDAH BANYAK AKAN MAKAN ASAM GARAM DI PANTURA! POKOKNYA LIBAS SAJA URUSAN BELAKANGAN BROW..!!!

    yang paling BERBAHAYA adalah ORANG2 SEJENIS Point 1: manusia2 cuek gebleg naek motor pelan tapi ngandang! kalok di bel malah marah2…!! belok ndak nge’reting, ngerem nadak, dasar manusia2 ndak pernah nginjek jalur Pantura…!!!

    Point 2 : tenang bleh, polisi disini ndak sekejam polisi di pantura & jakarta brow….

    POINT 5 : disini ndak cuman anak muda cewek aja yg sukak mecil2 hp anak muda cowok jg banyak!! bahkan ada Bapak2 preman mecil2 hp, kalok di bel marah2, naskl*ng!!

    Kalok bisa tak tambahin:

    6. PENGENDARA MOBIL MEWAH GEBLEK yang ndak pernah pakek reting kalok belok & jalan pelan2 ngandang, di lampu merah lelet nya mintak ampun & Cuek, C*ng!!!
    7. SOPIR DUMP TRUCK PENGANGKUT LIMESTONE DI BYPASS yg sikapnya arogan & kurang ajar, bak terbuka batu mental2 kebelakang! ndak mikir org dibelakang, KL*NG!
    8. TAXI PELAN2 NYARI PENUMPANG TRS BERHENTI SEENAK UDELNYA DITENGAH JALAN, C*C*NG!!
    9. PENGENDARA MOTOR BRENGS*K YANG SUKAK LUPA MATIIN RETING padahal dia jalan lurus (tpi sering ngandang): INI PENYEBAB KECELAKAAN TERTINGGI

    NB : orang2 sini terutama kalok belok (baik mobil maupun motor kec. Bis/Truk) JARANG MAKEK RETING, PADAHAL SUDAH JELAS ATURAN “TIDAK MASANG SEIN, DENDA 700RB/KURUNGAN 3 BULAN” begitu disenggol dri belakang, galaknya mintak ampun!

    KESIMPULAN :
    DISINI HARUS DIKASI BANYAK EDUKASI LALU-LINTAS AGAR ORANG2NYA SADAR BERLALULINTAS!!

    • *

      sekadar info, pengalaman pribadi, disi lalin nya paling ancur se indonesia, memang kendaraan pelan, namun ngawur, kalo di dae lain, kencang tapi warganya “ngerti tata krama jalan raya”, sekian.

starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak