//
you're reading...

chitchat

Mengenang Permainan Tradisional Masa Kecil

Mainan anak muda zaman sekarang apa aja sih? Kalo diperhatikan lebih jauh, jenis permainan anak muda sudah jauh berbeda dengan zaman dulu. Sekarang ini permainannya lebih banyak bersifat indoor seperti main PS, main internet games, nyalon, dan lain-lain. Tapi tetep juga masih ada yang main outdoor seperti futsal, balapan dan basket. Bahkan ada juga yang senengnya main hati #eaaaa. Mulai pacar-pacaran gitu. Hehe

Nah, coba kita flashback sebentar ke tahun 90-an atau 80-an dech masa kecil biasanya dihabiskan dengan main apa ya?

Pada tahun 90-an deh. Permainan tradisional jauh lebih kental terasa. Barangkali karena waktu itu teknologi belum terlalu populer di Indonesia. Pilihan stasiun televisi juga tidak banyak. Ada acara macam Dahsyat yeyeye lalala dan Inbox belum ada. Praktis, kita (kita?) masih punya waktu untuk bermain di luar rumah dengan teman-teman sebaya.

Ada yang Pernah main congklak? Itu loo yang mindah-mindahin biji-bijian di papan berlubang.
Nah congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup digemari dulu. Walaupun saat ini juga masih ada beberapa orang masih memainkan permainan congklak ini.

Permainan masa kecil lainnya yang juga cukup terkenal diantaranya main dengkleng. Permainan, cara mainnya dengan cara loncat-loncat dengan bertumpu pada satu kaki. Ini mengajak anak-anak untuk lebih cekatan dalam mengatur keseimbangan yang baik. Permainan ini dimenangkan oleh anak yang memiliki rumah paling banyak. Susah ya jelasinnya? Ya gitu deh. Tanya coba kakak atau ibu kalian. Kalau ada cabang Dengkleng dalam Olimpiade, Indonesia pasti meraih emas.

Selain permainan itu, beberapa permainan lainnya yang juga menggugah semangat waktu main diantaranya ada :
– Permainan lompat tali, wiihhh nggak kebayang bisa loncat sampe tinggi tinggi tinggi.… Permainan ini memiliki beragam variasi ada yang dari jongkok sampai berdiri, ada juga yang diputar-putar .
– Permainan kelereng, rebut-rebutan ndak ada yang mau kalah untuk masukin kelereng ke lubang dan mengenai kelereng musuh. Siapa yang paling banyak dapet kelereng dia menang.
– Main Benteng, dibentuk dua kubu yang berusaha menyerang benteng lawan tapi nggak boleh sampe di colek oleh musuh, kalo sampe kena mati dech.
– Main meong-meongan, saling kejar anntara si kucing dan si tikus , diikuti koor nyanyian meong-meong khas Bali.
– Selodor/Gala-gala, berusaha melewati rintangan menuju ke negeri seberang. Siapa yang kena berarti kelompoknya kalah dan gentian jaga.
– Main bola tembak, dua group saling berjuang mematikan lawan dengan mengenainya pake bola, siapa yang habis anggotanya dia yang kalah.

Kalau dipikir-pikir permainan tradisional dulu lebih banyak main fisik ya? Jadi bikin tambah sehat. Tapi nggak enaknya itu, baju udah pasti dech jadi kotor. Kalo nggak kotor belum puas rasanya. Hihihi, lucu juga inget permainan tradisional waktu dulu. Nah gimana pengalamanmu bermaian waktu dulu? Main apa yang menjadi favoritmu. Ayooo share disini…

Ttd

Admin yang merindukan permainan tradisional

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Cara Jitu Deketin Cewek Incaran (Male Version)
Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dijadikan Lelucon
Singkatan Pendidikan Populer dari Masa ke Masa
Pacaran sama Cewek yang Lebih Tua, Why Not?
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak