//
you're reading...

music

Pop-Retro yang Seksi Ala Lana Del Rey

Cover album Born to Die

Perkenalkan Lana Del Rey, penyanyi pendatang baru yang sempat menggemparkan industri mainstream di awal 2012 lewat album debutnya ‘Born To Die’. Kuping siapa yang nggak bergairah dengerin warna suara dan olah vokalnya. Ibaratkan saja saat kamu mendengarkan soundtrack film-film kelas B Hollywood era 60’an, begitulah musik Lana bekerja di otakmu. Warna suaranya yang berat, dibarengi dengan cara bernyanyi yang sengau dan penuh desahan membuat Born To Die terdengar sebagai “The Sexiest Album of The Year so far…”

Selain faktor suara, ternyata Lana Del Rey juga pintar menjajakan penampilannya ke penikmat musik dunia. Tahu benar, bahwa suara bukan segalanya di hingar bingar industri musik, doi pun menyulap penampilannya dengan kesan retro ala 60s. Rambut dan make-upnya ditata se-vintage mungkin. Barangkali memang faktor wajahnya yang cenderung klasik. Namun kenyataan yang bagi saya, sangat jenius bahwa musik Lana dan fashion versinya adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan.

Faktanya lagi, Lana Del Rey adalah sebuah alterego. Simpelnya ini hanya nama panggung seperti halnya Lady Gaga. Nama asli cewek ini adalah Lizzie Grant, dimana sebelum sensasional di tahun ini, doi sempat merilis album indienya yang bertajuk Lana Del Ray A.K.A. Lizzy Grant (2010), sayang memang minim dilirik publik.

Materi album “Born to Die” pada dasarnya adalah pop, namun menjadi begitu unik lantaran kreativitas Lana dalam meraciknya dengan kesan pop jadul. Bahkan sekilas sangat idealis, namun uniknya mampu diterima di kuping generasi MTV. Buktinya album ini sempat nongkrong di posisi kedua di Billboard 200 Chart bahkan di Inggris UK Album Chart doi bercokol di posisi pertama.

Single pertamanya yang begitu fenomenal di dunia maya adalah Video Games. Langsung dilepas Lana dengan video klip amatiran ciptaannya sendiri. Video klipnya bahkan sangat simpel hanya menggabungkan beberapa potongan klip dari video-video jadul dan dokumenter, dimana hanya mengandalkan teknik editing yang apik. Lantunan Video Games ini tipikal balad nan galau ala Lana. Jangan berharap kemampuan vokal berlebih dengan improvisasi sana sini, justru Lana menyanyikan Video Games dengan minimalis lewat tempo yang super lambat, namun tidak membosankan.

Single keduanya, Born To Die, dengan intro catchy dari efek orkestra, dimana semakin menikmatinya lebih dalam kamu akan mendapati lagu balad dengan racikan musik yang eksentrik. Kemudian dengarkan pula Blue Jeans, single ketiga yang musiknya makin nyeleneh dengan tempo medium dan sedikit aroma blues. Lagi-lagi menarik menikmati intronya yang dibuka dengan efek petikan kecapi.

Racikan retro album ini makin menjadi-jadi di track semacam Million Dollar Man dan Carmen, yang akan membuat kamu geleng-geleng “pop dari jaman manakah ini?” Begitu pula dengan Without You, Dark Paradise, dan Lucky Ones yang berjalan dengan tempo merambat dan atmosfer pop retro yang pekat. Saya merekomendasikan Radio, lagu seksi yang membungkus intro serta refrainnya dengan kesan yang campur aduk. Di awal musiknya terkesan merambat namun menuju refrain seolah ingin menguncangkan tubuhmu pelan-pelan.

Born to Die pantas didaulat sebagai album terseksi tahun ini, buktinya kamu bisa menghitung seberapa banyak efek desahan yang dikeluarkan Lana pada setiap lagunya. Bukankah ini menjadi semacam racun yang jitu apalagi didengarkan oleh kaum cowok yang sedang diambang galau sekalipun. Mereka akan terusik dengan segala bentuk impresi yang dikeluarkan dari vokal Lana.

Born to Die adalah semacam perkenalan Lana tentang karakter bermusiknya yan cenderung pop-retro. Liriknya berbicara seputar romantisme dan kekuatan feminis. Bagi saya jelas sukses menjadi candu terunik tahun ini. Mungkin dengan mendengarkan album ini kamu akan berfantasi tentang seorang gadis blonde yang akan menyanyikan nina-bobo untukmu di atas ranjang. Berharaplah dia, Lana Del Rey dengan baju tidur merah jambunya. (eh fantasi ini khusus cowok jomblo)

Penyanyi: Lana Del Rey
Album : Born To Die
Label : Interscope Records, Polydor Records, Stranger Records
Rilis : 27 Januari 2012
Jenis : pop
Skor: 8.2/10

– Andy Putra -

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Malam Minggu Bersama si Cantik Happy Salma
Nikmatilah Alunan Suara Musisi Radio!
DISKO: Pasukan Garis Depan yang Jelita
hari #1 Children and Earth
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak