//
you're reading...

chitchat

Pria Tukang Bohong Kelas Kakap

chitchat-bohong

Sebenarnya agak susah ngejelasin mengapa tulisan ini bisa ada. Banyak wanita bilang begini, “Pria itu tukang bohong kelas kakap. Cowok itu pintar sekali berbohong. Cowok itu doyan bohong. Cowok jujur itu bullshit.”

Sekarang kita buka satu persatu kalimat dan kata-kata tadi. Mulai dari pria tukang bohong kelas kakap, yang sejenis dengan pria pintar membohongi wanita. Sebenernya sih ini sudah melenceng, Kalau memang pria tukang bohong kelas kakap atau pandai membohongi wanita, lalu mengapa para wanita selalu mengetahui kebohongan yang dilakukan oleh pria?

Bukannya itu justru bukti bahwa pria tidak pandai berbohong? Kami tidak menyalahkan kaum wanita. Tapi sebagai pecinta pria “namun ku bukan buaya”, terkadang merasa miris kalau cowok selalu salah diberikan julukan. Apalagi bagi pria yang jelas-jelas tidak pandai berbohong tapi malah diberi julukan pembohong kelas kakap. Kasihan mereka…

Sekarang ayo kita merenung, apa kalian #kaumwanita tidak pernah berbohong kepada pasangan kalian? (Kalo aku sendiri, jujur aku pernah.) Dan itu demi menjaga perasaannya. Begitu juga para pria. Aku sempat survey ke temen-temen cowok pas nongkrong di kantin. Mereka kerap berbohong karena tidak menyakiti perasaan pasangannya. Istilah lainnya berbohong demi kebaikan dan kesenangan hati wanitanya. (Ga Utah munafik. Aku yakin para wanita disini banyak yang pengen di bikin selalu senang oleh kekasihnya. Ya kan?)

Jadi, seperti yang dikatakan Raditya Dika, para pria itu sering berbohong karena melindungi perasaan pacar. Saya tegaskan sekali lagi, kalau memang pria itu pembohong kelas kakap, terus kenapa para wanita selalu mengetahui kebohongan pria? Kesimpulannya, Pria memang sering berbohong, tapi pria tak pandai berbohong. Ini semua terjadi karena memang insting wanita lebih besar saat bermain dengan perasaan.

Wanita Selalu Jujur
Berkebalikan dengan postingan sebelumnya, yang menungkap tentang pria pandai berbohong. Kali ini wanitalah yang menjadi tokoh yang penokohannya akan ditonjolkan.

Kata-kata wanita selalu jujur memang sering terlontar. Tapi, tidak selalu. Pengalaman mengatakan wanita pun sering berbohong tetapi wanita lebih pandai menutupi kebohongannya di depan pria. Hebatnya pria kurang pandai untuk mengetahui gerak-gerik wanita pembohong. Kadar intensitas kebohongan pria dan wanita sebenarnya sama. Di mana di saat-saat terdesak mereka mau tidak mau harus berbohong demi mempertahankan kelangsungan hidup mereka :D

Sama seperti pria yang kerap kali berbohong terhadap wanita demi perasaan dan hidup mati sang pria, begitu juga wanita. Hanya saja, wanita keprap berbohong demi kepentingan pribadinya.
Contoh kebohongan pria:
Ce: Aku tambah gemuk tau nggak….
Co: Ngga kok, kamu segini udah bagus tau..
Ce: Masa sih?
Co: Iyaaaa sueerrr chayaankkkkssss *nelen ludah
Ini semata-mata untuk mempertahankan diri dari serangan kanibal wanita dan juga membuat perasaan wanitanya senang. (terkadang sih agar sang wanita berhenti berbicara)

Contoh kebohongan wanita:
Ce: Chayaank, aku mandi dulu yaaa..
Co: Sippp, jng lama-lama ya beb, aku anen amu…
Ce: okhaayyy :-* *twiteran*
*******
Co: syg kok mandinya bsa twitteran?
Ce: hmm oh iya ini adik masih mandi jadi nunggu dulu..

Pria Tidak Bisa Mengerti Wanita, Wanita Susah Dimengerti
Kesimpulan ini saya ambil karena twitter belakangan ini sering memunculkan hastag #modus. Terutama bagi status-status para wanita yang sepertinya “mekulit” untuk orang di seberang sana. Tapi pada dasarnya, wanita memang sering “ngemodus”. Mulai dari hal-hal kecil, misalnya sms pada saat bertengkar.
Co: Hai chaaiiyaank..
Ce:Paand sieh? Aley ngedh dewh
Co: Duh maavb chayank. Jgn galak-galak donks.
Ce: Ya
Co: Makasi cantikkuu
Ce: ya. Aku ngantuk mau tidur
Co: okedeeeh, medh ubukk yawh chayaank
Ce: ya. Jgn bls lg.
Co: *beneran ga bls*
Ce: *duh kok ga dibales sih, iiii bodo banget sih ni cowok ga pernah ngertiin perasaan cewek!*

Ya sekiranya begitulah segelintir percakapan yang sudah cukup mengungkapkan dan menterjemahkan penokohan pria dan wanita. Analisis datanya, wanita suka sekali menyembunyikan perasaannya dengan bermain-main kode tertentu. Kode ini hanya mereka yang miliki dan mengerti sendiri. Dari contoh di atas, wanita sedang kesal kepada pria tetapi berusaha menyembunyikan perasaan kesalnya agar sang pria sadar sendiri. Lalu, sang wanita juga ingin memancing pria dengan kalimat “aku ngantuk” agar sang pria merasa ketakutan karena sang wanita meminta tidur sebelum waktunya.

Tetapi, di mata para pria, itu semua memang benar adanya dan sangat apa adanya. Pria memang memiliki sifat dasar yang apatis dan kurang peka. Tetapi inilah mereka. Jadi, menurut salah satu guru biologi, sebut saja namanya AJ, beliau juga mengakui bahwa apa yang disebut-sebut oleh wanita itu memang kenyataan yang sedang terjadi. Sedangkan menurut gadis-gadis cantik yang sudah sempat aku tanya tentang ini juga mengakui bahwa mereka sering bermain kode dengan pasangannya. Tetapi sang lelaki sangan susah menterjemahkan maksud sang wanita sehingga munculah kata-kata ini “pria memang susah mengerti wanita” dan “wanita memang susah dimengerti”.

Bukan hanya kepada pasangannya, tetapi juga kepada teman sekaumnya, mereka begitu paham dengan kode apapun yang mereka gunakan ketika berbicara satu aliran. (wanita dengan wanita) misalnya:
Ce1: eh eh liat deh *memalingkan wajah kekanan tanpa menatap objek yang di maksud*
Ce2: biru?
Ce1: maco! *semangat*
Ce2: hmmm, nokia ah.
Ce1: masak sih? Tapi kece.
Ce2: dududuh ada yang bawa tuh.
Ce1: *menoleh ke kanan lagi tanpa menatap ke objek langsung* yah tante-tante cyinn.
Ce2: masih mau?
Ce1: lepas deh.

Apakah anda mengerti? Ini sudah yang tergampang dari bahasan 2 orang wanita di kafe yang sedang memperhatikan seorang lelaki tampan. Jadi analisis datanya: cewek 1 mampu melihat sang lelaki tanpa ketahuan karena wanita memiliki sudut pandang yang luas sehingga wanita jarang ketahuan saat menatap pria. Tetapi pria memiliki “pandangan yang sempit”. Itu sebabnya mengapa pria selalu kentara ketika menatap wanita lain.

Wanita dapat menterjemahkan modus-modus atau kode-kode tertentu setiap kaumnya untuk membicarakan hal yang bersifat privasi.

Benar? Atau salah? Kalau salah mohon maaf, karena ini yang sering saya amati selama ini. Mohon maaf jika ada kesamaan nama tempat dan penokohan semua Cuma keisengan belaka dari pandangan penulis selama ini. Trims.

Tara Anggita

Pengendara motor pink Gianyar-Denpasar. penulis labil. pengguna jalan yang tertib. paling muda diantara tukang post gdubrak. semokkkkkk :o

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

baca artikel lainnya:

Hindari Pacaran dengan Cowok Seperti Ini!
Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Nyepi
Lima Tipe Penonton Konser
Mengenang Permainan Tradisional Masa Kecil
  • http://twitter.com/AdWid Adi Widana

    hahahaha, iya tuh.. cewe apalagi kalo udh ditanyain waktu, punya zona waktu yg berbeda.
    “bentar yaa… 5 meniiittt ajaaa” –> adalah sama dengan 2 jam. wwkwkwkk

    • http://twitter.com/kadekdoi Kadek Ridoi Rahayu

      ahhh ga juga kok di…emang kamu nanya ceweknya siapa? kamu kan jomblo? *eh*

  • http://www.facebook.com/tara.anggita Tara Anggita

    yah begitu lah, bedasarkan wawancara sama beberapa cowok dan cewek hasilnya memang begini :D

    • http://twitter.com/bgskesumayudha A.A N.B Kesuma Yudha

      hmm… O_o!

starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak