//
you're reading...

review

Review Modus Anomali

Modus Anomali

Kali ini kami akan bercerita mengenai Modus Anomali, film thriller garapan sutradara Joko Anwar. Seperti film-film Joko sebelumnya, tentu saja Janji Joni sebagai pengecualian, Modus Anomali juga menghadirkan misteri, detak jantung dan kejutan. Lihat saja apa yang dilakukan Joko dalam Kala dan Pintu Terlarang.

Film ini datang dengan misteri dan berakhir dengan teka-teki. Modus Anomali diawali dengan pemandangan yang menyenangkan. Hutan pinus, berbatang pohon dengan daun yang menghijau dan sinar matahari yang menyelinap di sela-sela pohon. Segar. Tentu saja. Sampai sebuah tangan muncul dan sesosok tubuh bangkit dari sebuah kubur. Rio Dewanto. Tokoh yang kebingungan dengan dirinya sendiri. Secara otomotis kita tahu, ada yang menguburnya hiduphidup. Kita diajak menebak: apa yang terjadi dengan Rio?

Dari sinilah kemudian Joko mengajak penonton mulai bertualang dengan detak jantung. Rio mulai mencari tahu, siapa dirinya. Satu yang harus dia lakukan, dia harus segera beranjak pergi dan menemukan sebuah identitas diri. Sampai akhirnya dia menemukan sebuah rumah kayu.
Rio memasuki pondok itu, memutar video dan mulai menemukan kepingan-kepingan puzzle mengenai siapa dirinya. Rio, yang ternyata bernama Jhony Evans, kita tahu dari tanda pengenal, menemukan sesosok wanita hamil bersimbah darah. Ada seseorang yang membunuh wanita itu. Rio merasa dia memiliki hubungan dengan wanita itu. Sekaligus dalam posisi tidak berdaya untuk melindunginya.

Tapi, poinnya bukan hanya itu. Penonton, oleh Joko diminta menebak: apa yang akan dilakukan? Tentu saja, sampai menit kesekian kita masih menebak, mengapa Rio dan wanita hamil bersimbah darah itu bisa berada di sebuah hutan. Okelah, itu adalah modus. Modus untuk membuat tanda tanya, jantung bergetar dan tentu saja memutar otak.

Joko mengajak penonton untuk terus menebak dan menebak. Apa yang terjadi? Mengapa ini terjadi? Bagaimana ini bisa terjadi? Sampai sebuah anomali terjadi. Dua orang bocah tersesat. Ketakutan dalam hutan. Rio dan kedua bocah itu, yang juga kita ketahui sebagai anaknya dari tayangan video, saling mencari. Di tengah pencarian itu, dia justru membunuh kedua anaknya dengan cara yang sangat menyakitkan.

Bagi yang kebingungan, oke tidak masalah. Masih ada tiket yang bisa dibeli. Atau paling gampang ketik Modus Anomali di mesin pencari. Paling tidak, ini akan memahami apa yang sudah kalian tonton dan apa yang akan kalian tonton. Bagi yang tidak bingung, syukurlah. Paling tidak Joko gagal membuat kalian penasaran.

Yang mengganggu dalam film ini adalah penggunaan Bahasa Inggris. Mungkin untuk mengesankan film ini tidak berlokasi di Indonesia. Tapi, dengan dialog yang kaku dan belibet, akting pemain jadi tidak natural. Barangkali karena sudah dibebani dengan skenario yang berat, juga harus ditambah penggunaan Bahasa Inggris di setiap dialog.

Tapi, film ini layak ditonton. Alurnya ciamik, penuh misteri dan yang pasti darahnya sangat nyata. Kami yakin Joko Anwar adalah salah satu sineas terbaik yang dimiliki Indonesia. Film ini menjadi salah satu buktinya. Joko berani menggarap film dengan genre yang tergolong langka untuk disukai di Indonesia. Oia, film ini sudah mendapatkan penghargaan di Bucheon Award di Network of Asian Fantastic Film (NAFF) pada 21 Juli 2011

Pesan terakhir: jangan bawa anak-anak dan kawan yang punya penyakit jantung ya. Apalagi yang anti kejutan. Salut Joko!

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

DISKO: Pasukan Garis Depan yang Jelita
Peluncuran Buku @hurufkecil
LENGKUNG LANGIT (Album Piringan Hitam)
Surat Cinta dari Emoni
  • http://twitter.com/kadekdoi Kadek Ridoi Rahayu

    weew… kok keren ya kayaknya filmnyaaa? mauuu nontooon…
    eh tp btw janji joni juga bikin deg degan loo….apalagi pas nicholas ngeliat mata aku dengan tajam *weeee keplak!*

starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak