//
you're reading...

event

Bali Emerging Writers Festival 2013 yang Amazing!

Spektakuler!
Telah hadir, event tahunan bagi kamu pecinta dunia sastra, baca buku, penggemar musik dan seni Bali Emerging Writers Festival (BEWF 2013) merupakan bagian dari festival sastra internasional Ubud Writers & Readers festival yang di naungi oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati.

BEWF yang pertama telah suskses dilaksanakan pada tanggal 27-29 Mei 2011 yang mengambil tempat di Serambi Arts Antida Denpasar. Begitu pula BEWF kedua yang diselenggarakan pada 25 -27 Mei 2012.
Tahun ini ada yang beda, BEWF telah diselenggarakan di beberapa kota yakni Tabanan, Singaraja, dan Karangasem. Puncaknya acara ini diselenggarakan pada 18 – 19 Mei di Danes Arts Veranda, Denpasar.

 image

Terhitung terdapat 14 pembicara baik lokal maupun international yang ikut meramaikan festival kreatif tahunan tersebut dengan latar belakang sebagai penulis sastra, pencipta lagu, pembuat film, penekun kebudayaan, pegiat media sosial, aktivis lingkungan dan sosial, dan semua hal yang mencerminkan gejolak darah muda yang menginginkan perubahan.

Empat kegiatan utama BEWF 2013 yaitu diskusi panel, pemutaran film, workshop, serta ruang komunitas menjadi bagian yang selalu ditunggu tunggu bagi anak-anak muda Bali untuk berbagi cerita dan saling memberikan inspirasi dengan para kreator ternama.

“Gong” dari acara BEWF 2013 berlangsung di Danes Art Veranda Denpasar. Pada 18 Mei misalnya ada workshop flm dari Imajinasi ke Imaji bersama Erick Est. Erick merupakan sutradara yang kerap membuat video klip berkualtas. Dia berbagi ilmu tentang cara membuat film dokumenter serta menyimak pengalamannya bagaimana mengubah imajinasi menjadi imaji.

Acara dilanjutkan dengan panel diskusi “Balimu, Baliku”, “Dia, Saya”, dan malamnya ditutup dengan celebration night untuk melepaskan semua beban dan membiarkan irama yang dipintai band-band terbaik Bali menghanyutkan para peserta ke malam penuh suka cita.

Tidak kalah menariknya di tanggal 19 Mei ada panel diskusi “Mari Berbicara, Mari Bergerak” dipandu oleh JRX SID, drummer Superman is Dead dan aktivis muda Kadek Ridoi Rahayu.

Sapardi Djoko Darmono

kiri-kanan: Purnama (moderator) dan Sapardi Djoko Damono

Siang harinya bincang-bincang bersama Sapardi Djoko Damono yang terkenal karena pilihan kata-kata sederhana dan hidupnya yang bersahaja dengan tema: “Puisi dari hati”. Purnama sang moderator, dengan suara halus dan bersahaja membuka sesi ini dengan membacakan sebuah sajak karya Sapardi.

Semakin sore semakin ramai dan menarik karena dilanjutkan dengan bincang-bincang bersama Dewi Lestari aka Dee memiliki selera humor yang sangat tinggi, gelak tawa membahana di dalam ruangan yang telah terisi penuh peserta petang itu.

Sebagai penutup kegiatan BEWF 2013 malam harinya ada Film Screening dan Open Mic dimana anak-anak muda Bali dapat bebas meluapkan ekspresi dengan unjuk gigi di malam bebas ekspresi. Berbagai komunitas dan band-band bali ikut menyumbang lagu, musikalisasi puisi, dan berbagai kreatifitas lainnya yang semakin memeriahkan rangkaian acara hari terakhir di laksanakannya BEWF 2013.

 

image

tim hebat dibalik meriahnya BEWF2013

Bagaimana dengan BEWF tahun berikutnya? Tentu akan selalu tidak sabar siapa lagi pembicara dan diskusi apa saja yang akan disajikan. So, don’t miss it to ready for BEWF 2014.

 

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Senyum Tulus dari Tulus
Lomba LipSync, Mau?
UBUD VILLAGE JAZZ FESTIVAL 2013
1nsomania: 24 Jam Penuh Nongkrong di Kedai Kopi Kultur
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak