//
you're reading...

talent

Sang Juara Umum yang Baik Hati

Ratih Purnama Dewi

  • Hai Ratih, apa kabar? gimana nih persiapan kamu untuk mengahadapi Ujian Nasional? #njleb *pertanyaan pembuka langsung jreenk aja nih *nyengir
    Halo juga kak, sejauh ini syukur baik-baik aja tapi perasaannya agak tegang soalnya UN sudah 8 hari lagi. Persiapannya apa ya? Hmm nggak ada persiapan khusus sekali sih kak, hanya jam belajarnya saja lebih diatur dan lebih aware sama kesehatan.

    Kamu kan tergolong siswi yang aktif ikut lomba dan sering dapat juara nih, gimana kegiatan lombamu selama masa-masa persiapan UN ini?
    Nggak sering kok kak, kebetulan itu mungkin jurinya lagi ngantuk makanya bisa dapat juara hehe. Semenjak naik kelas XII, saya sudah mulai fokus untuk belajar aja kak. Jadi kegiatan lomba apapun sudah berhenti. Kebetulan orangtua saya juga menyuruh saya untuk berhenti ikut lomba supaya bisa mempersiapkan Ujian Nasional dan persiapan masuk kuliah dengan baik. Tapi kalau diminta tolong untuk menjadi MC di beberapa acara sekolah, saya masih bisa kak.

    Denger-denger kamu dulu sempat jadi perwakilan penerjemah bahasa Inggris pidato pas hari anak sedunia di Balikpapan, itu ngapain aja?
    Hmmm, Jadi ceritanya tahun 2005 (kalau nggak salah) atau kelas V SD, saya dan seorang teman saya ditunjuk untuk berpidato di depan Bapak Walikota di kantor Walikota Balikpapan. Saat itu bertepatan dengan Hari Anak Se-Dunia, saya dan teman saya bergantian menyampaikan pidato. Teman saya berbicara dengan Bahasa Indonesia lalu saya menerjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris. Isi pidatonya itu tentang harapan-harapan, saran dan kritik terhadap permasalahan anak-anak yang ada di Indonesia hehe. Setelah selesai acara, tiba-tiba ada ibu-ibu mencium saya dan minta foto karena dibilang lucu *senyum bahagia* dan seorang kakek yang minta diajarin Bahasa Inggris hahaha *aneh-aneh aja*
    Saya kurang tau juga ya kak kenapa saya yang bisa terpilih. Lagi lagi, mungkin protokolnya lagi ngantuk hehe.

    Tentang prestasi akademis. Apa kamu nggak bosen nih jadi juara umum terus dari SD sampe SMA?
    Selama saya bersekolah dan menuntut ilmu, saya tidak pernah dipaksa untuk selalu belajar atau harus ini harus itu. Belajar adalah kewajiban seorang murid, karena saya murid ya saya belajar hehe. Resep khusus nggak ada kak, jadi juara umum itu bagi saya bonus yang terpenting saya berusaha menyukai dan tidak meremehkan setiap pelajaran yang diberikan kepada saya.

    Kamu sempat menempuh pendidikan formal di 3 daerah berbeda, Balikpapan, Singaraja dan Denpasar. Gimana caramu untuk bisa beradaptasi?
    Sebenarnya empat daerah kak, satu lagi di Malang, Jawa Timur. Dari lahir hingga kelas II SD, saya sempat mengenyam pendidikan di Malang lalu keluarga saya pindah ke Balikpapan dan menetap selama 8 tahun kemudian saya sempat menamatkan pendidikan SMP saya 1 tahun di Singaraja dan akhirnya saya melanjutkan pendidikan SMA sampai lulus (astungkara) di Denpasar.

    Cara beradaptasi saya dengan tidak bosan menjadi murid baru. Awalnya mungkin sedih karena harus meninggalkan daerah lama. Tapi setelah lama dijalani, akhirnya terbiasa. Untuk beradaptasi saya tidak merasa kesusahan. Dan tidak perlu waktu yang lama untuk mendapatkan teman baik sejauh ini. Ada hikmahnya juga sering pindah-pindah, selain temannya banyak juga semakin banyak pengalaman baru. Untuk adaptasi mungkin paling susah saat pindah ke Bali, karena dulu di Balikpapan kebetulan teman-teman saya menasional sekali, ada yang dari Jawa, Makasssar, Manado, Surabaya, Jogja, Bugis, Banjar, Dayak, ya semuanya ada haha. Jadi bahasa ibunya ya bahasa Indonesia.

    Nah, serunya saat pertama kali pindah ke Bali adalah berbahasa Bali (hahaha). Karena saat itu saya kelas IX, saya sempat kebingungan karena ternyata ada UAS Bahasa Bali. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil les privat saja 3 kali seminggu. Banyak kejadian lucu yang saya alami dengan bahasa Bali. Lucunya saat mengambil nilai praktek mekidung, saya malah terdengar seperti menyinden. Alhasil teman-teman dan guru saya tertawa puas.

    Nah selain belajar, ternyata kamu juga aktif sebagai pengajar anak-anak juga ya?
    Kebetulan saya suka belajar bersama (jangan pakai istilah mengajar ya kak, kesannya menggurui hehe) teman-teman yang kurang beruntung mendapatkan pembelajaran formal di sekolah. Saya mendapatkan sms dari teman saya, Putri Puspitaningrum untuk mengajar di sanggar belajar Pasar Badung. Saya tertarik dan kesempatan saya untuk bisa belajar bersama anak gepeng dan tukang suwun di Pasar Badung. Jadi deh setiap Jumat dan Sabtu saya berusaha meluangkan waktu untuk datang sepulang sekolah meskipun sering bertabrakan dengan persiapan Ujian Nasional.
    Selain itu, saya juga akan belajar bersama teman-teman tuna rungu di Nusa Dua. Info itu saya dapatkan dari guru adik saya.

    Saya merasa senang dan beruntung bisa belajar bersama teman-teman tersebut Bisa membuat tertawa dan membangkitkan semangat adik-adik untuk belajar itu sesuatu, hehe.

    Wah, seru tuh kayaknya, ada nggak pengalaman yang paling berkesan saat ngajar di pasar?
    Setiap waktu yang saya luangkan untuk belajar bersama adik-adik di Pasar badung menurut saya adalah pengalaman berkesan. Selain membantu adik-adik mengerti pelajaran yang diberikan, saya juga belajar memahami pengalaman dan kehidupan mereka. Hal itu yang membuat kita selalu bisa bersyukur dan tidak kalah semangat dengan mereka untuk menuntut ilmu.

    Bagaimana pendapatmu tentang keadaan pendidikan anak Indonesia khususnya anak-anak yang ada di Bali?
    Menurut saya, keadaan pendidikan saat ini sangat memprihatinkan karena orientasi lebih pada nilai dan ijazah, bukan pada peningkatan kemampuan dan keterampilan sebagai modal untuk mandiri dan mapan sehingga sering terjadi kecurangan demi hasil nilai dan ijazah yang memuaskan dan dapat mengharumkan nama baik sekolah.

    Apa harapanmu untuk kemajuan pendidikan anak di Indonesia?
    Diri sendiri, keluarga dan pemerintah sama-sama bersinergi untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Minimal untuk diri sendiri. Peran keluarga memberi dukungan dan menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti kepada anak sejak lahir. Sedangkan pemerintah memberikan fasilitas-fasilitas seperti sekolah untuk menunjang pendidikan intelektual selain pendidikan moral yang didapatkan di rumah.
    Bagi saya, kemajuan pendidikan anak di Indonesia akan menciptakan secercah harapan untuk membangun Indonesia lebih baik dan berkembang. Karena sejatinya pendidikan lah yang mampu memperbaiki kondisi Indonesia saat ini. Pendidikan tersebut tidak mencakup ilmu pengetahuan saja, namun terlebih penting adalah moral. Oleh karena itu, pendidikan tidak dapat diubah melainkan moralitas anak bangsa yang perlu diperbaiki.

    Harapan-harapan saya secara khusus mungkin banyak sekali ya kak, namun secara garis besar menurut saya bangsa kita membutuhkan seorang yang cerdas dan kreatif untuk menguasai dunia pendidikan kita untuk mengubah sdm kita jadi lebih unggul dan lebih memiliki moral yang tinggi dari yang sekarang. jangan lagi pendidikan cuma untuk menciptakan manusia dewasa yang hanya pandai menghapal pelajaran, hapal rumus, hapal teori tetapi tidak bisa praktek kemampuan sesuai dengan dunia nyata. Oleh karena itu teman-teman, Jadilah orang cerdas dan kreatif itu! Maju terus pendidikan Indonesia ?

    Terakhir Pesan khusus kamu buat remaja kita agar bisa mengembangkan potensi dirinya?
    Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selagi kita berusaha. Jangan takut dengan tantangan! Terus gali hasrat dan bakat kita dengan banyak belajar dan mencari pengalaman. Kita tidak pernah tahu potensi-potensi terpendam lainnya selagi kita tidak mencoba sesuatu hal baru yang menarik perhatian kita. Selamat berkreasi dan berinovasi anak muda Indonesia ?

    Nama : Ratih
    Nama Lengkap : Ni Made Ratih Purnama Dewi
    Pendidikan : SMA
    Hobi : main musik, renang, membaca
    Facebook : Ratih Purnama Dewi

    Prestasi:
    Juara 1 Olimpiade Geografi Babak penyisihan rayon Bali-Nusa Tenggara Tingkat SMA/Sederajat se-Jawa Timur Fak. Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang 2010

    Semifinalis Dharma Santhi Penyepian XVI Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Udayana tahun 2011

    5 besar Finalis Pemilihan Remaja Berbudi Pekerti VII Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja tahun 2010

    Peserta Lomba Cerdas Cermat 4 (Empat) Pilar Kehidupan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tahun 2011

    2nd Place in Paper Competition MEDSPIN 2010 Fak. Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya tahun 2010

    10 Besar Finalis Paper Competition MEDSPIN 2011 Fak. Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya tahun 2011

    Juara III Dialog Budaya Apresiasi Tradisi Lisan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali, NTB, NTT 2010

    Juara III Siswi Berprestasi tk. SMA/SMK Kota Denpasar tahun 2011

    Tampil bersama Bavisch Orchestra dalam Bavisch Charity Concert “Yayasan Senang Hati” tahun 2011

    Sekretaris II KISS~1 Denpasar Masa Bakti 2010/2011

    Juara 1 KUIS JUARA BRI special episode dalam rangka HUT BRI ke 116 di Bali TV tahun 2011

    gdubrak

    awas licin, banyak ide mengalir

    More Posts

    baca artikel lainnya:

  • starlight 190x190
    ad space

    follow @twitgdubrak