//
you're reading...

chitchat

Singkatan Pendidikan Populer dari Masa ke Masa

 

Perubahanlah yang kekal bakal berubah. Ya ini juga yang dianut oleh bangsa Indonesia. Dari zaman Orde Baru sampe sekarang tiap ganti Menteri Pendidikan ganti kurikulum. Ganti buku pelajaran. Ganti nama pelajaran. Ganti sistem ujian atau kelulusan. Nggak heran kita banyak punya singkatan dan istilah di bidang pendidikan. Hitung-hitung warisanlah…

Kali ini Gdubrak.com ingin mengajak kalian bernostalgia dengan beberapa singkatan-singkatan yang pernah muncul di zaman Orde Baru hingga saat ini. Tapi, singkatan ini kami ketahui dari kakak-kakak kami (senior lawas *uhuk). Kalau Gdubrak.com sih masa remajanya dilewati akhir tahun 2000-an. Harap maklum kalau banyak salah-salah dan kurang. Kalau ada yang tertinggal bolehlah ditambah *kemudian dikeroyok pake cinta*

1. PSPB
Nah, inilah pelajaran sejarah zaman Soeharto. Kepanjangannya adalah …….*back sound distorsi gitar elektrik menyayat*…… PENDIDIKAN SEJARAH PERJUANGAN BANGSA. Sekarang namanya pendek saja: Sejarah. Sesuai namanya, Kalau nggak salah, pelajaran ini sudah dihapus tahun pertengahan 1990-an (kami belum lahir sih waktu itu).

PSPB mempelajari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya mengenai perjuangan saat kemerdekaan. Pelajaran ini juga mempelajari sejarah Bangsa Indonesia. Intinya, sebenarnya pelajaran ini mengajak anak muda memahami bagaimana kiprah para pejuangan untuk merebut kemerdekaan. Setiap selesai pelajaran ini, kata kakak-kakak senior yang lawas itu, semua siswa merayap membawa bambu runcing. Serbuuuu! Serasa Ayam Jantan dari Timur (halah, tahu nggak kalian dia siapa?)
Sebagian besar isinya adalah mengenai kepahlawan sejak zaman kerajaan sampai pengiriman pasukan Garuda sebagai pasukan perdamaian PBB. Cih, kok kami hafal banget ya? Jelas dong, kan kami bertanya ke kakak yang sudah lawas. Kami sih nggak tahu seperti apa detailnya. Pokoknya, pelajaran ini membuat kalian bisa seakan-akan menjadi Tuanku Iman Bonjol atau Pangeran Diponogoro!
Kalau ada yang punya koleksi bukunya, bolehlah difoto dan dibagi ke kami :p

2. PMP
Jreeenk, sekarang pelajaran ini namanya Pendidikan Kewarganegaraan. Betuuul sekali, dulu banget, duluuu deh pokokya pernah ada pelajaran yang namanya PENDIDIKAN MORAL PANCASILA. Setelah dihapus pada pertengahan 1990-an (kami belum lahir lho ya) diganti menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebelum akhirnya menjadi Pendidikan Kewarganegaraan.

Pelajarannya sih ringan banget. Tentang toleransi, gotong royong dan kerukunan umat beragama. Yang asyik itu biasanya saat ulangan umum. Pertanyaan klasik-klasik macam begini:

– Apa yang akan kalian lakukan jika melihat nenek menyeberang?

a. Membiarkan saja
b. Pura-pura tidak melihat
c. Bantu nenek menyeberang
d. Toyor nenek
e. Kasi nenek Mawar

Gilaaa, asyik banget kan pertanyaannya. Jawabannya sih sudah bisa ditebak. Yak, betul jawaban yang betul adalah E *dan kemudian diboyong Marwan!*

3. CBSA
Hahaha, kepanjangannya adalah CARA BELAJAR SISWA AKTIF. Kalau plesetan dalam Bahasa Bali, Cai Belog Sing Nawang Apa. Entahlah kami tidak tahu seperti apa metode pengajaran kurikulum ini. Maaf ya? Silakan kalian tanya bapak atau ibu guru kalian. Makasi. *dikeplak aw!*

4. P4
Ini singkatan Orde Baru banget, cing! Istilah ini awalnya dikeluarkan Soeharto pada 12 April 1976. Pada Sidang Umum MPR 1978, dibuat Ketetapan MPR tentang PEDOMAN PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA alias P4. Pernah denger istilah yang seakan-akan menjadi jargon dalam P4 ini? Yap, selalu ada penekanan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara MURNI DAN KONSEKUEN!! *zoom in zoom out* Dan ini masuk ke dalam pelajaran PMP!

Pokoknya pada zaman Soeharto (tahu kan siapa dia?) Pancasila begitu sakti. Nggak boleh ada yang mengejek. Dilecehkan sedikit, kalian harus siap-siap diculik ke Korem (tahu kan istilah ini, Komando Resor Militer). Yah, kalau sekarang mirip-mirip dengan Justin Bieber, Lady Gaga atau Agnes Monica bagi penggemarnya. Kalau diejek dikit, kalian pasti akan dibully seharian. Di jejaring sosial sih palingan. Amanlah, masih ada bedanya.

5. EBTA/EBTANAS
Duh, semakin bercerita, kami merasa kedok kami semakin ketahuan. Baiklah, terakhir ini ya. EBTA atau EBTANAS. Inilah yang menjadi nenek moyang Ujian Nasional yang kalian cemaskan itu. Kepanjangannya adalah EVALUASI BELAJAR TAHAP AKHIR (NASIONAL).

Kalau dulu (sekali lagi, berdasarkan cerita kakak-kakak kami), EBTANAS ini nggak ada standar nilainya. Pelajarannya juga beda-beda dibandingkan sekarang. Coba aja tanya bapak dan ibu kalian. Waktu itu juga belum memakai lembar jawaban komputer. Bisa dipahami sih, kan waktu itu komputer masih jarang. Mesin ketik aja sudah canggih pada zaman itu.

6. SIPENMARU
Oke oke, ini beneran terakhir. Kakak-kakak kami sudah capek cerita. Kalau mau tahu singkatan yang lebih banyak, tanya saja sama oma dan opa kalian. Inilah buyut dari SMPTN alias Sistem Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Kepanjangan dari Sipenmaru adalah SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA BARU. Kenapa disingkat? Barangkali kita terpengaruh dengan gaya militer yang emang senang pakai singkatan.

Sipenmaru ini sempat berubah menjadi UMPTN alias Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Kemudian berubah lagi menjadi SPMB alias Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru. Duh, kok kreatif-kreatif ya mereka bikin singkatan.

Ini singkatanku, mana singkatanmu? Apakah ada yang terlewat? Silakan dishare kepada kami. *lap keringat diomelin kakak karena banyak nanya*

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Tips Saat Ketemu Mantan Pacar
Yang Jomblo Lakukan di Malam Minggu
Ketika Ketemu Razia dan Ditilang Polisi
Kenapa sih perlu menghabiskan antibiotik?
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak