//
you're reading...

talent

Tut De: Fotografi, Dari Hobi ke Profesi

Apa aja alasan Bli Tut De memilih jadi fotografer? Trus nyingkron nggak dengan studi?
Alasan milih jd fotografer sih karna dasarnya hobi. Sebenernya nggak nyambung sama jurusan kuliah, tapi sudah kadung kecantol sama kamera :p

Kapan mulai belajar motret atau kenal kamera?
Awalnya iseng ikut lomba foto. Waktu itu masih minjem kamera karena belum punya *lacur*. Eh nggak tahunya dapet juara. Akhirnya mulai tekun belajar fotografi.

Aliran dalam fotografinya apa?
Pertama sih seneng semua bidang fotografi termasuk human interest dan landscape. Tapi sekarang sudah mulai fokus sama fotografi komersial. Join sama temen-temen yg sejalur. Akhirnya bikin company kecil-kecilan di bidang fotografi.

Sekarang kan banyak nih fotografer yang pajang foto cewek seksi di pantai dan foto model. Ada tanggapan?
Hhmm.. Pertama menurut aku nggak semua orang yang pegang kamera DSLR itu bisa disebut fotografer. Hehe.. Tapi nggak ada yang ngelarang kok kalo pengen nyebut diri sebagai fotografer. Kalo motret model sih nggak masalah. Itu kan salah satu bidang fotografi juga. Tapi kalo motret modelnya udah ngelewatin batas kesopanan dan menyinggung norma, itu yang jd masalah. Emang agak susah sih kalo udah ngebahas masalah seni atau pornografi. Tergantung cara menilai tiap individu aja. :D

Apa sih menurutmu yang terpenting untuk menjadi fotografer?
Untuk jadi fotografer itu perlu kamera. Hhaaa. Yang terpenting itu punya passion untuk jadi fotografer, dan punya niat kuat untuk belajar. Nanti seiring jam terbang dan pengalaman pasti ketemu bidang fotografi yg cocok untuk diri sendiri. Jangan takut dengan keterbatasan alat. Karena kamera cuma sarana aja. Yang penting itu Man Behind the Gun!

TutDe

Fotografi akan menjadi hobi atau profesi?
Sebenernya cita2 pengen jadi dosen. Nggak masalah sih kalau ntar kesampean jadi dosen trus tetep jalanin profesi jadi fotografer. Keren juga kayaknya tuh. Hahaaa. Tepatnya fotografi itu hobi yang berkembang jadi profesi. Hehee..

Mimpi terbesarmu dalam fotografi apa?
Pengen motret keliling dunia.

Pengalaman motret paling seru tuh kapan? Ceritain donk :))
Kalau pengalaman seru sih setiap motret itu pasti seru. Hahahaha! Tapi kalo pengalaman lucu dan tengal, waktu pertama kali motret wedding bule sama Pak Apel. Waktu minta bayaran, trus duitnya kurang lagi Rp 25ribu,Bahasa Inggris pas-pasan. Ahhaa akhirnya pake bahasa tubuh, ngangak-ngunguk nggak jelas hampir 30 menit. Hahahaa! *lengeh*

Pernah ngerasa mandeg nggak pas foto-foto?
Biar nggak mandeg ide pas motret, perlu juga sering sering liat referensi atau karya dari fotografer lain. Tapi inget, kalau sebatas nyari ide, referensi itu boleh asal jangan menjiplak dan jadi plagiat.

Terakhir, apa pesan-pesan mu untuk para generasi pemuda nieh, terkait untuk pengembangan diri mereka?
Jangan takut mengejar mimpi, ikuti passionmu. Nggak selalu harus ngikutin mainstream yang ada di lingkungan. Keluar dari jalur atau aturan bila perlu. Asal nggak merugikan orang lain. Tetap kita yang menentukan tujuan hidup, orang tua merestui, dan Tuhan memberkati :D

Nama panggilan: Tutde Darmawan
Nama lengkap: Kt. Gd. Rajan Darmawan
Hobi: Fotografi, Disain, Traveling
Prestasi (2009-2010):
• Juara 1 BKFK Photography Contest 2009
• Juara 2 Udayana Photo Competition 2009
• Juara 1 Poster Iklan Layanan Masyarakat Bali 2009
• Finalist Top 10 Poster Pekan ilmiah mahasiswa nasional 2009
• Juara Harapan Udayana Photo Competition 2010
• Sampoerna Best Student Indonesia 2010
• Best Participant Digital Imaging Fest. Kementrian Perindustrian 2010
• Juara 3 Iklan layanan masyarakat pada Pekan ilmiah mahasiswa nasional 2010
• Finalist Top 10 Poster PIMNAS 2010
• Juara Favorite Photo HandFun Telkomsel 2010

Akun twitter: @BliTutde

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Rika Yuniorika: Berawal dari Sherina, Berakhir di Prancis
Si Cantik Penyuka Pantai Mertasari
Belajar Pakai Media Sosial dari Lina PW
Martin Dano: Foto Sama Pacar Saja Masih Editan
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak