//
you're reading...

schoolaholic

Ujian? Siapkan Tameng Sebelum Perang!!

“Lebih baik mandi keringat sebelum perang daripada mandi darah sesudah perang”. Itu ungkapan diatas cocok untuk kelas IX yang sebentar lagi akan ‘bertempur’ menghadapi Ujian Nasional pada 23 April mendatang. Banyak persiapan yang sudah dilakukan, mengikuti bimbel di luar sekolah, pengayaan, privat, belajar kelompok dengan teman, ada juga yang memilih belajar sendiri, bahkan ada yang masih santai. Apapun persiapan kalian, yang penting minumnya teh botol Sosro?

Bagi sebagian orang, mungkin UN adalah hal yang menegangkan, betapa tidak, saat UN kita bak mempertaruhkan hidup dan mati, hoho. Tapi berbeda dengan siswa SMPN 9 Denpasar yang satu ini, “Banyak sih persiapan yang udah aku siapin, latihan soal, les, belajar intensif, tapi tetep aja, kudu sante. UN jangan dijadikan momok yang menyeramkan, sante tapi tetep belajar, nggak usah tegang hihi,” ujar Arya Pastika, salah seorang siswa. Yup benar sekali, anggap aja UN ulangan harian biasa, lakukan tanpa beban, yang penting kita udah mempersiapkan yang terbaik, masalah hasilnya, serahkan pada yang berwenang! Fiuh…

Walaupun sudah akan menghadapi UN, bukan berarti semua aktivitas kudu diberhentikan lho. Bahkan saat ini ada beberapa siswa/siswi kelas IX yang masih eksis ngikutin kegiatan sekolah. Sebut saja Indri Manikasari, siswi SMPN 9 Denpasar yang juga mantan Ketua OSIS, masih terlihat ngeksis sana sini, “Pinter-pinter ngatur waktunya aja sih, siapin waktu buat belajar, kapan aktif ikutin kegiatan diluar sekolah. Harus pinter menentukan skala prioritas. Tapi untuk saat ini tentu UN yang jadi skala prioritasku.”

Apalagi tanggal 1 April kemarin SMPN 9 habis ngerayain ulang tahun yang ke-35. Tentu hal ini juga menyita waktu belajar murid kelas IX. Tapi demi almamater tercinta, apapun akan dilakukan sekaligus ajang refreshing selepas menghadapi UAS dan serangkaian Ujian Pemantapan, sambil menyelam makan ikan hihi…

Menyinggung soal pemantapan, gimana hasil pemantapan kalian? Semoga memuaskan yah. Kalaupun masih mengecewakan, mungkin bisa dijadikan untuk motivasi menghadapi UN. Guru-guru pun lebih bisa mengevaluasi siswanya dan lebih menggembleng muridnya dengan latihan soal-soal UN. Jadi kita para murid hanya bisa pasrah menanti stress yang akan melanda. Hii sereem…

Tapi nyadar nggak? Selama mempersiapkan UN, guru-guru kitalah yang paling gencar mempersiapkan siswa/siswinya, sementara yang diperhatikan malah santai-santai (dasar murid nggak tau diri! :D), tapi itu semua dilakukan demi kebaikan kita lho, dengan harapan kelak kita bisa menjadi generasi bangsa yang bisa membanggakan beliau. Semoga :D

Nggak jauh berbeda sama UN tahun lalu, UN kali ini masih memberlakukan 5 paket soal berbeda dalam satu kelasnya. Hanya saja, UN tahun ini tidak ada istilah soalnya dibolak-balik, melaikan berbeda semua. Tingkat kesulitannya masih sama kok. Paket setiap hari diganti! Tapi saat ini itu bukanlah masalah. Yang perlu kita lakukan sekarang, bagaimana mempersiapkan agar nggak ada penyesalan nantinya.

Biar kita sama-sama semangat belajar, pikirin apa yang bakal kita dapatkan setelah belajar. Pikirkan tentang SMA impian kita! Pada hari yang ditunggu-tunggu, kita menerima berita bahwa kita LULUS dengan nilai yang baik. Pemantapan Provinsi Bali udah lama berlalu, Pemantapan Kota Denpasar baru aja dapet hasilnya. UAS udah usai, tinggal perjuangkan UN coy!

So, persiapkan yang terbaik, korbankan keringat kalian, kibarkan semangat ’45, dan jangan lupa berdoa sama Tuhan! Selamat berjuang kawan. Goodluck yaaah ^^ sampai ketemu di putih abu-abu.

Tulisan oleh Ni Kadek Diana Pramesti de Havilland Sastranegara, Siswi SMPN 9 Denpasar

gdubrak

awas licin, banyak ide mengalir

More Posts

baca artikel lainnya:

Ini UAS di SMA 1 Denpasar. Gimana UAS di Sekolahmu?
Creative Class,(SMANSA) KISS-1
Oleh-Oleh Kelas Kreatif KISS SMA N 1 Denpasar
SUCCESS 2014 FE UI
starlight 190x190
ad space

follow @twitgdubrak